Puisi #2 | Mengapa

Mengapa selalu kopi
Pahit tapi dinikmati
Mengapa selalu senja
Sebentar tapi dipuja
Mengapa selalu hujan
Berselimut luka tapi diagungkan


Puisi #1 | Menjadi Bias

Kutatap langit penuh rasi
Untaian kata melayang sepi
Mencoba mengerti urusan hati
Agar tidak terluka lagi

Aku pernah menjadi bias
Karena rasa tak berbalas
Gula seketika menjadi amis
Berkatmu yang terlalu sadis

Kenangan akan selalu dalam ingatan
Untuk dibuang tidak seperti catatan
Menyobeknya lalu menghilang
Atau dibakar kemudian menjadi urung

Urusan hati siapa sangka
Liarnya kemana saja
Apalagi harapan naif berkata
Tapi tak apa cuma aku yang merasa

Kalau saja aku tak menyapa
Urusan hati ini tak akan larut
Meski awalnya aku tak mengira
Akan menjadi lebih sulit

Garam pun akan terasa manis
Andaikan kau sedikit mengerti
Jadi pelipur meskipun sinis
Entahlah harapan ini selalu tak pasti

Aplikasi Airnav Cirebon Data Center 2017 Membantu ATC dan Penerbang Untuk Memperlajari Ruang Udara

Download Link https://goo.gl/kd5mwA


Catatan ke-13

Assalamualaikum. 
Selamat malam sobat blog, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah catatan kecil dalam naskah buku "Catatan Seorang Taruna" yang telah saya tulis kurang lebih selama sebulan ketika menjalani konsinyir di dalam asrama. Waktu itu ada sedikit masalah tapi Alhamdulillah setiap masalah pasti ada hikmah nya :D 

Langsung saja di simak di bawah ini. Catatan ke-13 (Charlie-Foxtrot) yang berjudul "Menjadi Taruna Dewasa" termasuk bagian kesuakanku dalam naskah yang telah saya tulis.